"hey? are you ok?"
kamu mulai sadar, perlahan-lahan kamu ngebuka mata kamu. dan sekarang kamu berada di rumah yang besar, tapi bukan rumah om-om yang tadi itu. Kamu mulai melihat sekeliling, banyak perabotan rumah yang mewah, lampu-lampu antik, guci antik, "pasti pemiliknya orang kaya" pikir kamu.
"hey ? are you ok?"
"hah? apa? are you oke? can you speak indonesia please ?
"hah? oh, sorry. we all cannot speak indonesia, because we are american."
kamu kaget, kenapa orang disini orang america, kamu mencoba bangkit dan keluar rumah itu sebentar, dan ... YA !! ga salah orang itu gabisa bahasa indonesia, ternyata kamu bukan di negara Indonesia lagi. Kamu mencoba mengingat siapa identitas kamu, tapi kamu lupa. Kamu lupa semuanya, kamu gatau diri kamu itu siapa.
"hem, where am i ? oh no, i'm lost !" kamu tiba-tiba meneteskan air mata. Kamu udah pasrah sama semuanya
"what ? you lost ? who are you ? i find you in forest !"
"haduh nih orang, udah tau gue gak fasih bahasa inggris. masih aja ditanya tanya -__- . rubah aaah biar dia bisa bahasa indonesia dulu *ting* (ya ampun, gabanget bagian ini -__-)
"hey? kamu siapa sebenernya? keluarga kamu dimana?"
"akhirnyaaa dia bisa juga kan bahasa indonesia, haha" teriak kamu dalam hati.
"heem, aku juga gatau aku siapa. aku lupa sama diri aku sendiri, tapi yang aku inget banget, tadi aku sempet nabrak pohon yang besar" jawab aku.
"oh mungkin maksud kamu pohon yang di hutan kali ya. yaudah kamu bisa tinggal di rumah saya dulu, tenang aja saya bukan penjahat kok" jawab bapak itu
"iya ? makasih ya pak. saya gatau kalo gaada bapak, nasib saya gimana. mungkin aja saya udah mati kehabisan darah pak"
"iyaiya, kamu istirahat dulu gih sana"
"tapi pak, di rumah ini emangnya bapak cuma sendirian? gatakut?" tanya aku
"engga kok, disini saya tinggal ber-4. 2 lagi pembantu disini, dan 1 lagi si Taylor.
"HAH?! TAYLOR? Taylor siapa pak ?!"
"hem nanti kamu juga liat kok, hehe. tapi dia biasa pulang malem, udah kamu tidur aja, masih sore ini pula"
"oh yaudah pak, kamar saya yang mana ya pak?"
"yang itu aja, disebelah kamarnya taylor"
"oke pak, saya istirahat dulu ya pak. sekali lagi makasih pertolongannnya pak"
"iya de, samasama"
------------------------------------
nyambung ga sih? haha malu deh. buat yang penasaran tunggu ceritanya di part 4 yaa :D
Tampilkan postingan dengan label cerita khayalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita khayalan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 29 Januari 2011
Kamis, 27 Januari 2011
cerita khayalan 2
-----------
kamu tiba-tiba mulai sadar, dan kamu melihat kamu lagi di dalam sebuah mobil. Keadaan kamu saat ini adalah kaki dan tangan diikat, dan mulut di masukkan sebuah sapu tangan. Kamu mau minta bantuan, tapi kamu gabisa. Kamu mau teriak, itu juga gabisa.
akhirnya kamu sampai di rumah orang asing yang sudah membeli kamu, rumah nya besar banget, tapi dalemnya sepi.
tiba-tiba orang asing itu mengajak ngobrol kamu
orang asing : hey sayang, sini yuk sama om.
kamu : ih apasih ! aku ga kenal sama bapak, mending bapak lepasin aku aja !
bapak bapak itu : yee ngapain juga gue beli lo kalo akhir-akhirnya gue lepasin lo ! *plak* (satu tamparan mendarat di pipi kamu)
kamu sekarang udah gabisa apa-apa, sekarang muka kamu udah penuh sama air mata. Kamu sekarang mikirin gimana caranya buat bisa kabur dari rumah itu.
-----
kamu : hem, pak saya ke toilet dulu ya. kebelet
bapakbapak itu : jangan lama-lama ya sayang
kamu : iya pak (dalem hati enek)
*sampai di toilet*
kamu : wah, gimana cara gue keluar? (kamu perhatiin sudut kamar mandi. Tiba-tiba kamu melihat.... JENDELA!) iya jendela ! gue bisa keluar dari situ ! mudah-mudahan gue bisa keluar dari situ sebelum bapak-bapak itu nyadar kalo gue kabur
beruntungnya jendela itu engga tinggi, jadi kamu gampang buat manjatnya. Sekarang kamu lagi buka jendelanya sekuat tenaga *klek* . jendelanya udah kebuka, sekarang kamu manjat, terus lari sekenceng-kencengnya.
kamu lari sekenceng-kencengnya, engga peduli walaupun kamu gatau daerah situ.
tapi rumah orang asing itu terletak di tengah-tengah hutan ! kamu harus lari secepatnya dan .. kamu melihat algojo si orang asing itu ! kamu mau mengumpat, tapi sudah telat. dia sudah melihat kamu
kamu lari sekencengkencengnya, kamu merasa asing dengan wilayah ini. Saat lari, kamu perlahan-lahan melihat sebuah jalan raya !
kamu : alhamdulillah, akhirnya. (tapi saat kamu melihat kebelakang, kamu melihat algojo itu makin mendekati kamu. Kamu lari sekencang-kencangnya, dan BRUK!!)
kamu sekarang merasa sangat pusing, kepala kamu penuh darah, ternyata kamu menabrak sebuah pohon besar
--------------
gimana cerita selanjutya hayo? udah ada yang bisa nebak belom? hehe tunggu cerita khayalan part 3 nya ya :D
kamu tiba-tiba mulai sadar, dan kamu melihat kamu lagi di dalam sebuah mobil. Keadaan kamu saat ini adalah kaki dan tangan diikat, dan mulut di masukkan sebuah sapu tangan. Kamu mau minta bantuan, tapi kamu gabisa. Kamu mau teriak, itu juga gabisa.
akhirnya kamu sampai di rumah orang asing yang sudah membeli kamu, rumah nya besar banget, tapi dalemnya sepi.
tiba-tiba orang asing itu mengajak ngobrol kamu
orang asing : hey sayang, sini yuk sama om.
kamu : ih apasih ! aku ga kenal sama bapak, mending bapak lepasin aku aja !
bapak bapak itu : yee ngapain juga gue beli lo kalo akhir-akhirnya gue lepasin lo ! *plak* (satu tamparan mendarat di pipi kamu)
kamu sekarang udah gabisa apa-apa, sekarang muka kamu udah penuh sama air mata. Kamu sekarang mikirin gimana caranya buat bisa kabur dari rumah itu.
-----
kamu : hem, pak saya ke toilet dulu ya. kebelet
bapakbapak itu : jangan lama-lama ya sayang
kamu : iya pak (dalem hati enek)
*sampai di toilet*
kamu : wah, gimana cara gue keluar? (kamu perhatiin sudut kamar mandi. Tiba-tiba kamu melihat.... JENDELA!) iya jendela ! gue bisa keluar dari situ ! mudah-mudahan gue bisa keluar dari situ sebelum bapak-bapak itu nyadar kalo gue kabur
beruntungnya jendela itu engga tinggi, jadi kamu gampang buat manjatnya. Sekarang kamu lagi buka jendelanya sekuat tenaga *klek* . jendelanya udah kebuka, sekarang kamu manjat, terus lari sekenceng-kencengnya.
kamu lari sekenceng-kencengnya, engga peduli walaupun kamu gatau daerah situ.
tapi rumah orang asing itu terletak di tengah-tengah hutan ! kamu harus lari secepatnya dan .. kamu melihat algojo si orang asing itu ! kamu mau mengumpat, tapi sudah telat. dia sudah melihat kamu
kamu lari sekencengkencengnya, kamu merasa asing dengan wilayah ini. Saat lari, kamu perlahan-lahan melihat sebuah jalan raya !
kamu : alhamdulillah, akhirnya. (tapi saat kamu melihat kebelakang, kamu melihat algojo itu makin mendekati kamu. Kamu lari sekencang-kencangnya, dan BRUK!!)
kamu sekarang merasa sangat pusing, kepala kamu penuh darah, ternyata kamu menabrak sebuah pohon besar
--------------
gimana cerita selanjutya hayo? udah ada yang bisa nebak belom? hehe tunggu cerita khayalan part 3 nya ya :D
cerita khayalan 1
halooo kenalin nama saya (sebut nama kamu), sekarang aku sekolah di salah satu SMP Negeri di Tangerang. Aku anak ke 1 dari 3 bersaudara. Aku nge fans banget sama yang namanya Taylor Swift, dia itu segalanya bagi aku. Kalo aku belajar, galau, atau apapun selalu denger lagu dia :D *okeinilebe -_-
aku di sekolah menjabat sebagai bendahara di kelas aku, hihihi. semua orang aku tagih-tagihin uang kas per minggu, untungnya mereka pada nurut sama aku.
suatu saat, aku ada kerja kelompok di rumah Dina. Dina itu teman sebangku aku, dia anaknya baik, tapi kadang-kadang suka cereweet banget, hehe. Oke, di sore itu, biasanya aku selalu diantar oleh supir aku, tapi berhubung supir aku sedang pulang kampung, alhasil aku harus naik kendaraan umum untuk sampai di rumah Dina.
(kamu) : Ma, aku pamit dulu ya !
mama : iyaa (nyebut nama kamu), hati-hati di jalan ya nak !
(kamu) : oke bos, beres *sambil ngedipin mata.
*di jalan*
(kamu) : bang, bang stop ! (kamu berhentiin sebuah angkot, tapi ternyata angkot itu sepi, tidak ada penumpang sama sekali. kamu tetap saja naik angkot itu)
supir angkot : mau kemana neng? main ke rumah saya yuk.
(kamu) : saya bukan mau ke rumah abang, saya mau ke rumah temen saya.
tapi kamu terlambat, supir angkot itu tiba-tiba berhenti sebentar dan mengunci pinto angkotnya, sehingga kamu terkunci di dalam situ.
(kamu) : bang ! ini mau kemana? *tanya kamu gelisah
supir angkot : mau ke rumah abang lah neeeng, hahahaha
kamu gelisah, kamu takut. yang kamu pikirin sekarang adalah gimana caranya buat kamu keluar dari situ, selamat dari situ. tapi .. usaha kamu gagal, kamu sudah sampai di rumah supir angkot itu. Dan yang bikin kamu lebih kaget adalah, supir angkot itu adalah orang penjual wanita untuk dipekerjakan psk ! kamu sekarang gatau apa yang harus kamu perbuat, sekarang perasaan kamu campur aduk, antara kesal, nyesel, marah, sedih. semua jadi satu
ternyata, kamu mau di beli sama orang asing. kamu mau dibeli ntuk dipekerjakan sebagai psk, kamu tidak bisa berbuat apa-apa, karena banyak penjaga disitu, banyak algojo yang membantu bos-bos itu untk mencegah kamu kabur.
setelah sepakat, ternyata kamu melihat, bahwa kamu itu mau disuntik bius. biar kamu engga berontak, kamu berusaha melawan, tapi apa daya. kamu udah terkena suntikan itu dan kamu pingsan
-----------------------------
mau tau cerita selanjutnya? tunggu aja ya postingan berikutnya ! ;)
aku di sekolah menjabat sebagai bendahara di kelas aku, hihihi. semua orang aku tagih-tagihin uang kas per minggu, untungnya mereka pada nurut sama aku.
suatu saat, aku ada kerja kelompok di rumah Dina. Dina itu teman sebangku aku, dia anaknya baik, tapi kadang-kadang suka cereweet banget, hehe. Oke, di sore itu, biasanya aku selalu diantar oleh supir aku, tapi berhubung supir aku sedang pulang kampung, alhasil aku harus naik kendaraan umum untuk sampai di rumah Dina.
(kamu) : Ma, aku pamit dulu ya !
mama : iyaa (nyebut nama kamu), hati-hati di jalan ya nak !
(kamu) : oke bos, beres *sambil ngedipin mata.
*di jalan*
(kamu) : bang, bang stop ! (kamu berhentiin sebuah angkot, tapi ternyata angkot itu sepi, tidak ada penumpang sama sekali. kamu tetap saja naik angkot itu)
supir angkot : mau kemana neng? main ke rumah saya yuk.
(kamu) : saya bukan mau ke rumah abang, saya mau ke rumah temen saya.
tapi kamu terlambat, supir angkot itu tiba-tiba berhenti sebentar dan mengunci pinto angkotnya, sehingga kamu terkunci di dalam situ.
(kamu) : bang ! ini mau kemana? *tanya kamu gelisah
supir angkot : mau ke rumah abang lah neeeng, hahahaha
kamu gelisah, kamu takut. yang kamu pikirin sekarang adalah gimana caranya buat kamu keluar dari situ, selamat dari situ. tapi .. usaha kamu gagal, kamu sudah sampai di rumah supir angkot itu. Dan yang bikin kamu lebih kaget adalah, supir angkot itu adalah orang penjual wanita untuk dipekerjakan psk ! kamu sekarang gatau apa yang harus kamu perbuat, sekarang perasaan kamu campur aduk, antara kesal, nyesel, marah, sedih. semua jadi satu
ternyata, kamu mau di beli sama orang asing. kamu mau dibeli ntuk dipekerjakan sebagai psk, kamu tidak bisa berbuat apa-apa, karena banyak penjaga disitu, banyak algojo yang membantu bos-bos itu untk mencegah kamu kabur.
setelah sepakat, ternyata kamu melihat, bahwa kamu itu mau disuntik bius. biar kamu engga berontak, kamu berusaha melawan, tapi apa daya. kamu udah terkena suntikan itu dan kamu pingsan
-----------------------------
mau tau cerita selanjutnya? tunggu aja ya postingan berikutnya ! ;)
Langganan:
Postingan (Atom)